malam yang selalu menjadi saksi untuk apapun yang sedang mereka lalukan, terkhusus aku; yang sedang digerogoti oleh pikiran yang bahkan aku tidak-tahu-menyebutnya sebagai apa.
tidak begitu penting bahasan soal penyebutannya, menitikberatkan komposisi didalamnya adalah tujuan sang penulis, agar pesan yang disampaikan dapat dimaknai dengan semestinya.sungguh malam ini begitu menusuk,
ada kalanya bahwa tidur menjadi ketakutan terbesarku, menjadi ketakutan bahwa ini adalah kali terakhir sadarku, ketakutan akan kian telah terlelap dan hanyut kemudian tidak dapat dibangunkan lagi, ketakutan bahkan untuk satu kata pun belum sempat terucap, ketakutan bagaimana caranya nafas ini akan berakhir.
pikiran yang mungkin tidak semestinya ada, namun beginilah adanya.
isi kepala yang mungkin dianggap sedang liar tak dapat dikontrol lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar