Pulau Kalimantan merupakan salah
satu pulau terbesar yang ada di Indonesia. Pulau ini juga dikenal dengan sebutan Borneo, terkenal akan kehijauan yang memiliki banyak hutan yang masih belum
terjamah oleh manusia. Kekayaan alam beserta hutan-hutan yang berada di pulau
ini menjadi salah satu aset besar bangsa Indonesia, tentunya juga menjadi suatu
ciri khas Pulau Kalimantan yaitu sebagai tempat paru-paru dunia. Pun dalam
penyebutan itu memiliki makna yang sangat mendalam, semisal ketika
dunia kehilangan paru-parunya akan timbul pertanyaan apakah akan tetap ada
kesejahteraan dan kemakmuran untuk makhluk-makhluk yang berada di muka bumi ini
dalam berkehidupan?
Maraknya kebakaran hutan yang terus terjadi dalam waktu dekat ini menjadi hal yang memang tak pernah di inginkan oleh masyarakat luas di Pulau Borneo, bahkan diberbagai belahan manapun. Sedarinya kota Palangka Raya yang kehilangan sinar surya karena tertutupi
kabut asap. Juga semakin bertambahnya pendatang rumah sakit sebab
terkenai dampak oleh segumpalan asap yang menyelimuti penuh wilayah ini.
Oknum-oknum tak bertanggung jawab atas itu berlaku sesuka diri tanpa memberi
belas kasih kepada sebagian masyarakat yang tak sanggup menanggung efek dari
kebakaran yang ditimbulkan. Banyak kerugian yang ditanggung oleh alam dan
sekitarnya atas hal itu. Tidakkah mereka mengasihani sebagian makhluk-makhluk
Tuhan yang kehilangan habitat aslinya atau bahkan ikut terlahap kobaran api
disana? Tidakkah mereka memikirkan rusaknya ekosistem hutan hanya karena ingin
membuka suatu lahan? Banyak dari kasus-kasus seperti ini yang tidak
tertuntaskan. Terus terjadi, tiada yang tahu sampai kapan.
Senin, 05 Agustus 2019, kebakaran hutan terjadi dijalan G.Obos XI Palangka Raya. Menyesakkan setiap dada yang melewati jalan sekitar lokasi kejadian. Tiada pilihan lagi untuk menghindar dari asap yang menyeruak masuk dengan paksa ke dalam organ pernafasan. Besar harapan masyarakat kepada oknum yang melakukan agar dapat menghentikan kegiatan tersebut, juga kepada pemerintah agar dapat terus menindaklanjuti permasalahan besar ini. Pun tidak pernah lupa untuk menghaturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada segala pihak yang terlibat dalam aksi melindungi hutan dan alam sekitarnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar